Tuesday, 13 August 2013

Petikan tulisan Aqil Fithri lewat blog ‘Selak’ beliau berkenaan falsafah Doa:

“Inilah persentuhan yang paling nyata antara fizik dengan metafizik. Du´a (Doa) memilikinya, dan membuka hijab baru. Untuk memperolehnya, kalau menurut Syeikh Hussain Fadhullah dalam Syarh Du´a Iftitah, ada prasyaratnya: berputus asa dengan semua makhluk, dan terus asa dengan Tuhan. Kata ini bagaikan meminjam pengalaman Hariths al-Muhasibi. Tapi, yang lebih tepatnya, adalah meminjam dari tradisi leluhur Nabi. (Aqil fithri)

Sunday, 4 August 2013

Ramadan 26

Ya Allah, sampaikanlah aku pada bulan ini dengan kemuncak nikmatnya, berilah aku kemanisan Iman yang terkandung di dalamnya dan limpahkanlah aku dengan keberkatan yang ada di dalamnya, wahai Penunjuk kepada jalan kebenaran yang nyata.

Ramadan 25

Ya Allah, Tunjukanlah aku di bulan ini kepada jalan keluar dari segala permasalahan (yang aku hadapi) Berilah aku keupayaan memahami setiap masalah itu, dan dekatkanlah di bulan ini perantaraku menuju ke haribaan-Mu, wahai Dzat yang tak disibukkan oleh rintihan para perintih.

Ramadan 24

Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu ke atasku, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini taufik dan penjagaan, dan bersihkan lidahku di bulan ini dari percakapan yang sia-sia, halakan pendengaranku kepada suara-suara yang bermanfaat, wahai Dzat yang Maha Pengasih atas hamba-hamba-Nya yang Mukmin.

Ramadan 23

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini kemuliaan Lailatul Qadr, jadikanlah urusanku yang melekakan menjadi lapang, terimalah ketidakberdayaanku, dan hapuskanlah kemalasan dan kealpaanku, wahai Yang Maha Kasih kepada hamba-hamba-Nya yang soleh. 

Ramadan 22

Ya Allah, jadikanlah usahaku di bulan ini diredahi, dosaku dihapusi, amalku diterima, keburukan dan kemaksiatanku ditutupi, wahai Dzat Yang Lebih Mengetahui dari orang-orang yang mengetahui

Ramadan 21

Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini pencinta para kekasih-Mu, Pecinta sunnah penutup para nabi-Mu, Pembenci Segala yang engkau larangi, Wahai Penjaga hati para nabi dan rasul